MUKJIZAT AL-QUR'AN DAN AL-QUR'AN DARI SEGI ILMU TEKNOLOGI

 

MUKJIZAT AL-QUR'AN DAN AL-QUR'AN DARI SEGI ILMU TEKNOLOGI


Al-qur’an adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantara malaikat jibril untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Al-qur’an diturunkan pada abad ketujuh Masehi, Pegangan dasar umat islam adalah Al-qur’an dan hadits. Dan selain itu Al-qur’an adalah mukjizat terbesar yang diturunkan kepada nabi Muhammad antara lain : Mukjizat bahasa, isinya yang tak pernah berubah, fakta-fakta sejarah, nubuwwah dan sebagainya.

 

Mukjizat yang baru saja terkuak adalah mukjizat tentang fakta-fakta ilmiah. Mukjizat-mukjizat   ini  membuktikan  bahwa  tidak  mungkin  al-qur’an   dibuat  oleh manusia. Jika suatu kitab diklaim sebagai firman tuhan maka kitab-kitab tersebut harus lulus dalam ujian waktu baik dari zaman sejak literatur (zaman kuno) sampai ke zaman teknologi dan ilmiah (zaman modern).

 

Ketika kitab-kitab lainnya bertentangan dengan teknologi karena ulah tangan manusia, dalam al-qur’an tidak ada kontradiksi semacam itu. Didalam buku Dr. Maulice Bucaille dalam bukunya yang berjudul “ The bible, Al-qur’an, and Sceine” pada halaman

163, ia mengatakan bahwa “ orang –orang yang menganalisis al-qur’an secara objektif

dan berasaskan ilmiah, sepenuhnya setuju bahwa Qur’an sesuai dengan data ilmiah. Tidak  mungkin  orang-orang  dari  zaman  Muhammad  dapat  mengarang  fakta-fakta ilmiah ini.” Qur’an diwahyukan sejak 1400 tahun yang lalu namun fakta-fakta ilmiah



yang   dikandungnya   baru   ditemukan   dizaman   sekarang   dengan   berkembangnya teknologi-teknologi modern. Berikut fakta-faktanya :

 

BIG BANG

 

Teori big bang yang telah disepakati oleh dunia ilmiah pada abad ke-20 masehi membuktikan bahwa alam semesta telah tercipta karena ledakan raksasa. Hal itu sudah dijelaskan dalam Al-qur’an :

 

“ Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasannya langit dan bumi dahulu adalah suatu yang padu, kemudian kami pisahkan keduanya. Dan dari air kami jadikan  segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?. (Qur’an 21:30).


 

MELUASNYA JAGAD RAYA

 

Pada tahun 1920 seorang astronomer, Edwin Hubble bekerja diobservatorium Mt.wilson  di  California  selatan.  Observatorium  ini  memiliki  alat  tercanggih  pada masanya . Edwin Huble menggambarkan grafik, dia meneliti pergerakan nebula dan jaraknya dan dia menemukan sesuatu yang sangat mengagumkan bahwa jagad raya itu terus meluas. Dalam Al-quran dijelaskan :

 

“Dan   langit   itu  kami   bagun   dengan   kekuasaan   (kami)   dan   sesungguhnya   kami

meluaskannya..”. (Qur’an 51:47)

 

Kata mu’usiun berarti tindakan yang terus berlanjut dari sekarang sampai masa depan.

 

1.  BULATNYA BUMI

 

“ Dia menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, Dia menutup malam atas siang dan menutup siang atas malam…” (Qur’an 39:5). Kata “menutup” pada ayat ini  adalah  “yukawwir”.  Dan  kata  “yukawwir”  pada  kamus  klasik  artinya  “melilitkan sorban”. Jadi ini sama saja dengan sebuah benda yang berputar mengelilingi objek yang

bulat.

 

KOMUNIKASI DIANTARA SEMUT

 

Ilmuan  sejak  lama  telah  meneliti  bahwa  semua  makhluk  hidup  saling berkomunikasi. Tapi  apakah serangga juga demikian?. Jawabannya adalah YA. Allah telah berfirman dalam Al-qur’an surat 27:18 bahwa semut-semut saling berkomunikasi.

 

PEMBATAS ANTARA DUA LAUT

 

Halocline , pertemuan antara air tawar dan air laut. Air tawar dari hutan mengalir kepada air laut yang lebih berat . air lautnya mempunyai kadar oksigen yang sangat rendah sehingga hewan – hewan sukar hidup. Sebelumnya dalam alqur’an telah ada penjelasan seperti penelitian tersebut dalam surat 55:19-20 mengenai hal tersebut.


 

AIR SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN

 

Cytoplasma adalah zat seperti jelly yang terselubung pada membrane sel. Didalam  sitoplasmalah  sebagian  besar  aktivitas  sel  ditemukan.  Dia  terbuat  dari  70 persen volume sel dan sebagian besar berupa air.

 

“ dan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air.” (Qur’an 24:45).

 

“ Dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakan mereka tidak juga beriman.” (Qur’an 21:30).

 

URUTAN EMBRIOLOGI

 

Tidak  ada  catatan  yang  kompleks  sebelum  Al-qur’an.  Baru  beberapa  abad

setelahnya, tahap perkembangan manusia tercatat dalam literature ilmiah klasik.

 

“ Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan Rahim yang kurang sempurna dan  yang bertambah. Dan  segala sesuatu pada sisi-Nya  ada ukurannya.” (Qur’an 13:8) studi intensif terhadap Qur’an dan hadits selama beberapa


 

selama beberapa tahun belakangan telah menguak sebuah system tentang embrio manusia. hal ini sangat menajubkan karena sudah tercatat dalam al-qur’an  pada abad ke-7 .

 

“ Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati yang berasal dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani ( yang disimpan ) dalam tempat yang kokoh ( Rahim ). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal  darah itu kami  jadikan  segumpal  daging , dan  segumpal  daging itu kami jadikan   tulang  belulang,  lalu  tulang  belulang  itu  kami   bungkus   dengan   daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka maha sucilah Allah, pencipta yang paling baik.” (Qur’an 23:12-14).

 

Dari penemuan – penemuan diatas baru ditemukan sekitar abad ke-20 karena alasan ini, penjelasan – penjelasan dalam Al-qur’an tidak mungkin berasal dari pengetahuan ilmiah pada abad ke-7. Satu-satunya alasan yang pasti adalah penjelasan ini diwahyukan tuhan kepada Nabi Muhammad. {}


 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MADING ALI BAA'ALAWY

ROKOK