KISAH NABI SULAIMAN AS

 

KISAH NABI SULAIMAN AS

Di kisahkan pada suatu hari, ketika nabi Sulaiman AS dan pasukannya melewati lembah semut, ia mendengar suara seekor semut berkata pada kawan – kawannya.

{ يَاأَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ (18)} [النمل: 18]

“hai semut semut, masuklah ke dalam sarang sarangmu agar kamu tidak di injak oleh nabi Sulaiman dan para bala tentaranya, sedangkan dia tidak menyadari” (Q.S An Namal 18)



Sulaiman as memberi salam kepadanya dan semut itu menjawab salam beliau. Kemudian semut berkata: “wahai raja yang fana, yang sibuk dengan Kerajaan. Demi Allah, aku adalah seekor semut yang lemah, aku memimpin empat puluh ribu hulu bala semut, dan di bawa setiap hulu bala semut ada empat ribu barisan semut dan setiap barisan berjejer semut – semut sepanjang timur dan barat”

Tanya nabi Sulaiman as “mengapa kalian selalu berpakaian hitam?”

Jawab sang semut “karena dunia adalah tempat segala mala petaka, sedangkan pakaian hitam adalah pakaian orang – orang yang terkena musibah”

Tanya nabi Sulaiman as “mengapa di tengah  badan kalian sangat ramping”

Jawab semut : “ itu adalah sabuk sebagai tanda mengabdi kepada Allah .”

Tanya Nabi Sulaiman:” mengapa kalian selalu terhindar dari manusia ...???

Jawab sang semut:” Karena mereka selalu lupa, maka menghindar adalah cara yang terbaik bagi kami “

Tanya Nabi Sulaiman :” Mengapa kalian telanjang

Jawab sang semut :” Demikianlah keadaan kami , kami lahir dalam keadaan telanjang dan kami kembali juga dalam keadaan telanjang .”

Tanya nabi Sulaiman :” Berapa banyak makanan yang kalian makan”

Jawab sang semut :” kami hanya makan sebutir atau dua butir makanan .”

Tanya Sulaiman :” Kenapa demikian “

Jawab sang semut :” Karena kami selalu bepergian ,  dan seorang yang bepergian harus ringan bawaannya agar sampai ke tujuannya.”

Tanya nabi Sulaiman : ”apakah engkau mempunyai permintaan kepadaku :’

Jawab sang semut ; “ Engkau adalah seorang yang lemah  dan meminta kepada orang lemah tidak boleh”

Kata nabi Sulaiman as: “kamu harus minta dari ku”

Jawab sang semut “kalau begitu, tambahkanlah rezekiku dan usiaku”

Kata nabi Sulaiman as “mintalah sesuatu yang dapat aku penuhi permintaanmu”

Jawab sang semut :“Sesungguhnya yang dapat memenuhi segala permintaan hanyalah Allah Swt.”

Tanya nabi Sulaiman: “siapa namamu?”

Jawab sang semut: “aku adalah seorang pemberi peringatan, aku beri peringatan kawan – kawanku agar berhati – hati dari dunia yang selalu memukau”

Tanya sang semut: “wahai Sulaiman adakah sesuatu yang paling engkau banggakan dari Kerajaanmu”



Jawab nabi Sulaiman as: “ yang aku banggakan adalah cincinku, karena ia bersal dari surga.”

Tanya sang semut: “apakah engkau mengerti maksudnya?.”

Jawab nabi Sulaiman: “ tidak, aku tidak mengerti.”

Kata sang semut: “maksudnya adalah kekuasaan dunia yang ada di tanganmu hanyalah sekecil cincin yang ada di tanganmu itu.”

Tanya sang semut: “ adakah hal lain yang sangat kamu senangi? “

Jawab nabi Sulaiman: “ ada, yaitu permadani dari surga yang dapat membawaku terbang di udara”

Kata sang semut: “ benda itu menandakan bahwa apa yang kamu miliki itu seperti angin. Kalau ia bersamamu, maka esok pagi bersama orang lain.”

Kata nabi Sulaiman: “ aku senang karena aku dapat bepergian dengan angin selama sebulan dan kembali selama sebulan pula .”

Kata sang semut: “ itu adalah suatu bukti bahwa umurmu tidak panjang dan engkau akan meninggalkan dunia.”

Kata nabi Sulaiman: “ aku diberi pengetahuan dapat mengerti bahasa burung.”

Kata sang semut: “lebih baik engkau sibuk menyebut nama Allah dan berdialog dengannya dari pada berdialog dengan burung .”

Kata nabi Sulaiman: “ aku diberi kekuasaan dapat menundukkan manusia dan jin”.

Kata sang semut : “hal itu menandakan bahwa, kamu lebih mengutamakan pengabdian manusia dan jin untukmu dari pada pengabdianmu kepada Tuhanmu

Kata nabi Sulaiman: “ aku merasa senang dengan cincin yang aku miliki karena di dalamnya terdapat nama Allah.

Jawab sang semut: “ lebih baik engkau senang kepada dzat yang bernama itu dari pada namamu sendiri.”

 NB : saran dan komentar anda sangan mendukung untuk kami..

semoga bermanfaat..amin .... 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MADING ALI BAA'ALAWY

TANGISAN PARA SAHABAT DIMALAM BULAN ROJAB

Ibnu Bathutah # PENJELAJAH MUSLIM DENGAN PETUALANGAN HEBAT SEPANJANG MASA